Entri yang Diunggulkan

UPDATE BAGAN PERTANDINGAN KEJUARAAN BOLA VOLI UNIGRES CUP 26 JANUARI 2017

  • Pembentukan Karakter Mahasiswa

  • TDAMAR KURUNG MASIH "PUNYA CERITA"

  • PENTAS SENI MAHASISWA BARU UNIVERSITAS GRESIK 2016

Showing posts with label Kesenian. Show all posts
Showing posts with label Kesenian. Show all posts

Thursday, November 10, 2016

Catatan Benny 'I am The Marbot'


19 Agustus 2014

I am The Marbot

Assalamu'alaikum...
Semoga kalian selalu dalam kasih-Nya. Dan selamat ulang tahun Indonesia-ku.

Gw sadar bahwa gw bukan termasuk orang yang berjiwa nasionalis tinggi. Gw tahu Indonesia sudah merdeka. Tapi belum untuk pengertian yang lebih dalam. Negeri ini masih butuh pahlawan. Dan dari gw yang jiwa nasionalisnya pas''an cuma bisa berharap akan ada pahlawan yang sanggup berjuang buat Indonesia. Lagi..


Layaknya Indonesia, gw juga belum merasakan 'kemerdekaan' yang benar'' 'merdeka'. Ibarat kata, hidup gw tuh 'kampret' banget. Masih penuh akan hal'' nyesek yang bikin mencret.


Btw, gw sekarang tinggal di Kota Gresik untuk menuruti hasrat gw yang pengen merasakan bangku kuliyah. Dan nggak mudah juga bagi gw untuk memuaskan hasrat kampret ini. Berhubung gw udah terlanjur menyandang imej cowok cool. Gw harus survive. *pake' bahasa Inggris biar makin cool*


Pindah kota tidak merubah kebiasaan gw. Gw masih sibuk dengan 'pacar-pacar' gw. Dan juga masih setia dengan kolor gw. Oh iya, gw sekarang tinggal (numpang) di masjid atas rekomendasi kakak gw. Jadi ceritanya gini. Gw pindah kota, otomatis gw butuh tempat tinggal. Karena  kalau ngekos bakalan butuh pengeluaran bulanan. Kenapa nggak tinggal di masjid aja, sekalian ngisi jabatan marbot yang kosong. Gw jadinya nggak perlu susah'' mikir bulanan, ditambah lagi bisa dapet upah.


Ya! Layaknya semua hal di dunia yang pasti memiliki 2 sisi berlawanan. Kiri & kanan, positif & negatif. Tom & Jerry. Jadi merbot juga pasti ada suka dan dukanya.


Gw ceritain suka cita gw terlebih dulu. Seperti yang udah gw ceritain di atas. Selain mendapat upah bulanan yang bisa buat bayar kuliyah. Gw juga punya tempat tinggal gratis. Jadi, gw nggak perlu lagi mikir bayar kos. Tugas gw  tiap hari cuma adzan 5 waktu dan bersihin masjid. Selebihnya gw pake' buat tidur. Thats it.

Padahal gw berharap banget hidup gw berjalan layaknya FTV. 'Pacarku marbot ganteng' atau 'ganteng-ganteng marbot'. Tiba" ada cewek cantik kepleset di depan mesjid. Kebetulan gw juga lagi nyapu dan berhasil menangkap tuh cewek sebelum tubuh indahnya menyentuh tanah. Dan tumbuhlah benih" cinta di antara kita. Life is unlike FTV.


Dukanya, karena waktu tidur gw tiap harinya lebih lama dari pada waktu melek. Gw jadi kaya' mayat hidup. Pola tidur yang tidak teratur. Ditambah juga pola makan yang tidak teratur. Intinya, jadi marbot itu sangat membosankan. Dan salah satu hal yang paling gw benci di dunia ini adalah rasa bosan. Yaaa.. Meski nggak tiap hari gw ngerasa bosan.


Di mesjid gw tinggal sendirian. Seringkali warga" sekitar nanya'. "Apa nggak takut tinggal di mesjid yang sepi sendirian?" Gw cuma senyum dan jawab "Nggak" karena gw udah biasa hidup sendiri. SENDIRI.. Dan hati gw lebih sepi dari pada mesjid ini :'(


Mungkin banyak orang yang menganggap sepeleh profesi seorang marbot. Namun, menurut gw yang udah terjun langsung jadi marbot. Menjadi marbot itu keren banget. Sumpah keren banget. Karena marbot adalah profesi yang mulia.


Gw jadi marbot juga nggak setengah". Gw selalu berusaha jadi profesional apapun profesi yang gw jalani. Sebelum diangkat jadi marbot gw udah browsing artikel" bagaimana menjadi marbot yang baik dan benar. Gw juga harus menguasai medan kerja gw. Dalam hal ini adalah mesjid. Gw udah kenalan sama mesjidnya. Gw juga udah ngejilat lantainya biar ngerti rasanya. Gw udah guling" dari ujung mesjid ke ujung mesjid yang lain. Gw udah koprol sambil tereak" kaya' bencong. Dan gw juga udah kayang di dalam dan di luar mesjid. Itu semua gw lakuin demi mengenal medan kerja gw.


Di sini gw juga ngajar ngaji anak" SD. Gw satu"nya pengajar cowok di sini. Alhasil gw kebagian murid" yang bandel. Enaknya jadi guru dari anak" SD. Gw bisa nyuruh" mereka seenak jidat. Gw suruh ngambil ini itu.  Pura" kecewa kalau ngaji mereka kurang lancar dan berujung dengan pundak gw yang dipijitin. Gw juga suruh ngebersihin mesjid yang seharusnya itu tugas gw dengan alasan sebagai anak sholeh harus cinta kebersihan.


Seringkali anak” yang ngaji di gw maen ke mesjid waktu gw lagi istirahat. Umumnya anak kecil, mereka main lari”an kejar”an di dalam mesjid. Seringkali juga mereka gedor” pintu kamar gw sambil tereak” manggil gw. Gw yang waktu itu lagi istirahat ngerasa dongkol banget. Pengen rasanya tuh anak” gw kumpulin di kamar, terus gw ambil ginjalnya buat dijual. Lumayan, bisa buat nambah uang bulanan gw.


Well, bagaimanapun kehidupan gw sekarang. Gw harus siap menerima setiap resiko yang datang. Pahit manis kehidupan seperti kopi yang nikmat diseduh di pagi hari. Dan karena hidup adalah pilihan. Gw memilih menambah 'gula' untuk setiap kopi di pagi hari gw.

Thursday, September 8, 2016

DAMAR KURUNG MASIH "PUNYA CERITA"

Keunikan seni dan budaya yang dimiliki Indonesia, telah diakui dalam kancah Internasional. Budaya dan adat yang diwariskan oleh nenek moyang merupakan salah satu harta karun yang harus dilestarikan. Namun, di masa kini akibat pengaruh dari globalisasi, banyak generasi muda yang kurang mengenal akan kesenian dan kebudayaan warisan nenek moyang. Hal ini tentunya tidak boleh dibiarkan.


 “Kita tidak ingin generasi setelah kita hanya mendengar cerita mengenai budaya tanpa harus merasakannya, bukan?”. Maka dari itu sekaranglah tugas bagi kita yaitu generasi muda penerus bangsa, yang harus melestarikan kesenian dan kebudayaan yang ada pada Negara kita “INDONESIA tercinta”.
Meskipun peringatan hari kemerdekaan bisa dikatakan sudah terlewat, tapi semangat juang jangan samapai hanya lewat. Untuk kali ini kita akan sedikit membahas mengenai semangat juang kita dibidang kesenian dan kebudayaan. Karena baru saja kemaren kita merayakan kemerdekaan Indonesia banyak dari seniman atau budayawan kita yang mengekspresikan jiwa seninya dalam berbagai rupa, jadi untuk tema pembahasan kali ini adalah kesenian yang dilestarikan pada hari kemerdekaan.
“Damar Kurung” kesenian dari kota gresik, budaya nenek moyang yang masih diminati sampai sekarang. Minggu lalu, bertepatan dengan tanggal 28 Agustus 2016, bertempat di kantor Pemerintah Desa Balongpanggang sedang mengadakan “Pelatihan dan Festival Damar Kurung” untuk memperingati HUT RI ke-71, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Balongpanggang dan Gresik Berdaya Konsultan, di support oleh Damar Kurung Institute. Puncak kegiatanya adalah pengenalan sejarah damar kurung dan lomba melukis damar kurung.
Kegiatan di mulai pada pukul 08.00 WIB, di awali dengan registrasi peserta lomba. Riuh gemuruh dengan kedatangan peserta yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Bukan hanya pelajar, bahkan ibu-ibu/bapak-bapak nelayan dan masyarakat umum yang tidak mau kalah untuk ikut andil dalam festival damar kurung ini. “Target peserta dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah 3minimal 150 peserta dari 5 dusun yang ada di Desa Balongpanggang”, ujar Bapak Kiswanto sebagai penyelenggara dan gresik berdaya konsultan.
Setelah registrasi peserta, acara dibuka dengan pengenalan dan sambutan-sambutan. Yang pertama adalah Bapak Kiswanto yang mengucapkan banyak terimakasih untuk semua peserta festival yang berantusias ikut merayakan HUT RI KE 71, serta melestarikan kesenian asli dari kota Gresik. Berlanjut dengan sambutan yang kedua sekaligus dibukanya acara “pelatihan dan festival damar kurung” oleh Bapak Selamet selaku Lurah Desa Balongpanggang.
Rangkaian acara tidak hanya itu saja, sebelum masuk acara inti yaitu lomba menggambar damar kurung. Pada pagi hari telah diawali dengan pengenalan damar kurung, sejarah dari damar kurung, dan pemutaran film sejarah sang maestro damar kurung yaitu “Mbah Masmundari” yang dijelaskan oleh Mas Bambang dari damar kurung institute.
Dari pemutaran film dokumenter, Mas Bambang melanjutkan lagi dengan meragakan dan mencontohkan bagaimana menggambar damar kurung kepada semua orang yang ada      di lokasi itu Dan ada hal lain yang bisa di ambil contoh dari sosok Mas Bambang yaitu sebuah keterbatasan fisik tak menghalanginya untuk terus berkarya, dan melestarikan kesenian asli kota Gresik “damar kurung”.
Puncak acara pada hari itu adalah dimana semua peserta sangat-sangat berantusias untuk melukis pada kertas yang akan ditempelkan pada rangka kayu persegi yang nantinya akan menjadi sebuah damar kurung, penjurian akan dilakukan pada hari sabtu, tanggal 3 september 2016. Serta karya-karya yang telah diserahkan ke panitia akan dipajang dan ditempelkan di Balai Desa, untuk sebuah hiasan yang takjub pada malam hari.
Akhir acara akan dimeriahkan dengan festival damar kurung untuk memperingati HUT RI ke-71, Desa Balongpanggang dan Gresik Berdaya Konsultan menyelenggarakan sebuah pesta rakyat, yaitu sebuah panggung gembira pada hari sabtu tanggal 3 september 2016. Yang mana akan di adakan lomba jajanan rakyat atau jajan tradisional, serta bazar yang berlokasi disepanjang jalan depan Balai Desa Balongpanggang, dan tidak lupa juga pembagian hadiah juara melukis damar kurung, yang dibagi dengan kategori anak-anak, pelajar,dan masyarakat umum.
Sebenarnya yang dapat kita ambil dari ini kegiatan ini semua ialah tetap berkarya lestarikan budaya nenek moyang yang mulai digerus jaman, khususnya kita sebagai generasi muda yang masih jauh untuk terus bisa melangkah, jangan malu mengakui identitas budaya asli bangsa, banggalah, kenalkanlah pada generasi selanjutnya  bahwa kita bangsa yang kaya akan budaya.

Tuesday, September 6, 2016

PENTAS SENI MAHASISWA BARU UNIVERSITAS GRESIK 2016




KOMINFO | UNIGRES Pentas seni di Universitas Gresik dari tahun ke tahun sudah menjadi semacam kewajiban bagi mahasiswa baru (MABA). Semacam budaya yang harus dilestarikan tepatnya. Tujuannya selain untuk memamerkan kreativitas juga untuk memberi hiburan setelah sehari penuh mengikuti rangkaian acara ospek pada hari itu. Beruntunglah mahasiswa jaman sekarang, dengan semakin majunya teknologi dan media sosial, kini kita lebih mudah mengekspresikan kreatifitas kita lewat media-media sosial tersebut, seperti Path, Twitter, atau Instagram. Hasil pensi malam itu pun kita bisa menguplodnya diakun media sosial kita, tidak perlu keliling jalan dan tempel poster di sana-sini atau sudut-sudut jalan raya untuk menunjukan bahwa kita kreatif.


Pentas seni yang dimulai tepat pukul 18.30 WIB sebagai acara penutup OSPEK kali ini disambut riuh gemuruh sorakan maba, mereka tampak antusias dan semangat. Ada yang berkeringat dingin, ada yang tengah menghafal gerakan dan nyanyian ada juga yang berselfie ria, berbagai persiapan yang dilakukan maba menambah kemeriahan malam itu. Penampilan berbagai kreativitas maba ditampilkan dalam suatu panggung pentas. Mulai dari paduan suara, drama, tari, puisi, standup comedy ditampilkan untuk memeriahkan acara malam itu.  Penampilan maba juga disaksikan oleh juri yang menilai kelompok terbaik yang pada akhir acara akan diumumkan pemenangnya dan tentu akan mendapat hadiah.



Setelah menyaksikan keseluruhan penampilan pentas dari maba, kini giliran panitia BEM juga tidak mau kalah unjuk gigi diatas panggung. Demi menyukseskan acara pentas panitia juga telah rela latihan berhari-hari untuk bisa memberikan penampilan yang terbaik malam itu. Drama kolosal yang memberikan pesan-pesan moral ditampilkan dengan baik dan sukses.

 


Yang penting untuk dipahami tetap ingat tujuan pensi ini diadakan, bukan hanya sekedar untuk pamer kebolehan, memberikan sesuatu yang berharga bagi yang menyaksikan juga diutamakan.


“Mahasiswa baru terlihat antusias dalam mengikuti ospek tahun ini, dapat dilihat dari banyak mahasiswa baru yang datang lebih awal untuk menghadiri upacara apel pagi tadi pagi.” Ujar Valentino selaku ketua pelaksana acara Ospek Ceria 2016. Menerutnya acara ospek hari ini berlangsung dengan penuh semangat dan ceria sesuai dengan tema ospek yang diselenggarkan. Dia berharap untuk panitia pelaksanaan ospek tahun depan agar bisa menyusun acara ospek yang lebih kreatif dan bisa berkesan bagi mahasiswa baru di hari pertamanya ke kampus, tambahnya di sela-sela kesibukannya usai acara ospek di ruangan BEM.

Friday, June 24, 2016

Bem Universitas Gresik Hadiri Festival Damar Kurung 2016 Di Kampung Kebomas


Universitas Gresik | Badan Eksekutif Mahasiswa
Bem Universitas Gresik Hadiri Festival Damar Kurung 2016 Di Kampung Kebomas

Foto Bersama Bem Universitas Gresik Bersama ketua panitia, Novan Effendy

Infobemunigres | Gresik – Siapa yang tidak mengenal lentera damar kurung? dalam perayaan festival damar kurung ke 5 yang di adakan di kampung kebomas gang III, Bem Universitas Gresik (unigres) mendapatkan kesempatan menghadiri undangan pada festival bertaraf nasional tersebut.

Deretan lentera Damar Kurung
Sayangnya, Bem Unigres tidak dapat hadir tepat waktu dalam pembukaan festival yang dihadiri para seniman dari provinsi Jawa Timur, dikarenakan seluruh anggota Bem masih melaksanakan Ujian Akhir Semester yang dilakukan Malam Hari.

Setiba Dilokasi, Bem Unigres disambut dengan lukisan mural dan gemerlapnya ratusan lentera damar kurung yang menggantung di sepanjang kampung Kebomas yang masih dipenuhi oleh para pengunjung dan berbagai pedagang kuliner khas ramdhan.
Anggota Bem Universitas Gresik Mendengarkan khazanah Budaya Gresik

Selain itu, Bem Unigres berkesempatan bertemu dan diskusi bersama dengan Novan Effendy yang merupakan penggagas serta ketua panita festival damar kurung. Di wakili oleh kak Fatahilah selaku Departemen Luar Negeri dan Kak Azie Kahfie selaku Departemen Seni Budaya beserta anggota yang hadir mengikuti.

Dalam penjelasan penyelenggara di terangkan bahwa Damar kurung merupakan lentera asli Indonesia yang memiliki karakter yang khas dan beda dengan yang lainnya, damar kurung termasuk seni tradisi pesisir.

Selain itu telah disepakati antara Bem Unigres dengan Damar Kurung Fest saat diskusi, dalam kedepannya bahwa Bem Unigres akan turut berpartisipasi dalam membantu terselenggaranya festival damar kurung dengan mengerahkan mahasiswa universitas Gresik.

"Kegiatan Festival ini sangat bagus dan banyak manfaatnya, terlebih untuk mahasiswa akan menambah wawasan serta berpengalam Organisasi" Terang Kak Adam selaku Presiden Bem Unigres Terpilih 2016-2017.